Apakah kamu sering bingung dengan kondisi keuangan bisnis? Banyak pemilik usaha kecil merasa kesulitan mengelola pemasukan dan pengeluaran karena tidak memiliki pembukuan sederhana untuk usaha kecil yang tertata. Akibatnya, arus kas menjadi tidak terkontrol, dan bisnis sulit berkembang.
Pembukuan sederhana adalah solusi yang bisa membantu usaha kecil lebih tertata tanpa harus memahami akuntansi secara mendalam. Dengan pencatatan yang baik, kamu bisa menghindari kesalahan finansial, mengelola pajak dengan lebih mudah, dan bahkan menarik perhatian investor atau bank untuk modal tambahan.
Dalam artikel ini, kita akan membahas pentingnya pembukuan sederhana untuk usaha kecil serta langkah-langkah praktis yang bisa langsung kamu terapkan untuk mengelola keuangan bisnismu dengan lebih efektif.
Apa itu Pembukuan Sederhana?
Pembukuan sederhana adalah proses mencatat pendapatan dan pengeluaran usaha secara sistematis supaya pemilik usaha bisa memahami kondisi keuangan mereka dengan lebih baik. Berbeda dengan pembukuan yang kompleks, pembukuan ini hanya menggunakan metode pencatatan dasar yang mudah dilakukan tanpa perlu software mahal atau tenaga akuntan profesional.
Untuk usaha kecil, pembukuan sederhana dapat membantu dalam:
- Mengetahui berapa banyak uang yang masuk dan keluar.
- Mengidentifikasi keuangan atau kerugian bisnis.
- Mengontrol pengeluaran supaya tidak berlebihan.
Pembukuan sederhana ini dapat dilakukan dengan menggunakan buku catatan, spreadsheet, atau menggunakan software akuntansi yang lebih praktis.

Photo by Beth Macdonald on Unsplash
Hal Penting Dalam Pembukuan Sederhana
Di dalam pembukuan sederhana, terdapat beberapa elemen atau hal penting yang perlu ada di dalamnya, hal tersebut adalah:
Buku Kas
Catatan yang meliputi semua transaksi keuangan, baik pendapatan maupun pengeluaran, yang terjadi di dalam bisnis.
Buku Pembelian
Mencatat semua pembelian yang dilakukan oleh bisnis, baik pembelian barang dagangan, bahan baku, atau perlengkapan lain.
Buku Penjualan
Mencatat semua penjualan yang dilakukan oleh bisnis, termasuk tanggal penjualan, jumlah barang yang terjual, dan total pendapatan dari penjualan.
Buku Utang dan Piutang
Mencatat semua kewajiban pembayaran yang dimiliki oleh bisnis kepada pihak lain dan semua jumlah uang yang harus diterima bisnis dari pelanggan.
Buku Persediaan
Mencatat jumlah barang yang tersedia di gudang atau tempat penyimpanan. Buku ini dapat berfungsi untuk membantu mengontrol stok barang.
Buku Jurnal
Ini adalah catatan harian yang mencatat semua transaksi keuangan secara kronologis. Setiap transaksi dicatat secara lengkap dengan keterangannya.
Laporan Keuangan Sederhana
Terdapat 2 jenis laporan keuangan sederhana yang dapat dibuat. Pertama laporan laba rugi, laporan ini menunjukan pendapatan, beban, dan laba atau rugi yang dihasilkan selama periode tertentu. Kedua adalah laporan neraca, laporan ini menunjukan posisi keuangan bisnis pada periode waktu tertentu, menampilkan aset, kewajiban, dan ekuitas pemilik.
Dokumentasi Transaksi
Semua bukti transaksi seperti faktur, kuitansi, dan nota harus disimpan dengan baik sebagai referensi dan bukti sah dalam pembukuan.

Photo by Ashraf Ali on Unsplash
Langkah-Langkah Membuat Pembukuan Sederhana untuk Usaha Kecil
Berikut ini adalah langkah-langkah dalam melakukan pembukuan sederhana untuk bisnis kecil:
1. Membuat Catatan Pengeluaran
Ketika memulai usaha, hal yang paling penting dilakukan adalah dengan membuat buku catatan pengeluaran terpisah.
Beberapa jenis pengeluaran yang harus kamu catat diantaranya adalah seperti pembelian bahan baku, biaya operasional, dan gaji karyawan. Dengan ini, kamu pun dapat lebih tahu mengenai besarnya modal usaha yang sudah dikeluarkan.
Jika sudah, maka kamu dapat memulai menetapkan target serta strategi agar modal dapat kembali.
2. Membuat Catatan Pendapatan
Setelah membuat catatan pengeluaran, maka selanjutnya kamu dapat mencatatan pendapatan pada buku terpisah.
Buku ini digunakan untuk mencatat berbagai jenis pendapatan mulai dari jumlah penjualan produk dan piutang yang sudah dibayarkan. Mencatat pendapatan adalah langkah penting dalam membukukan keuangan usahamu.
Sangat disarankan untuk membuat catatan pendapatran secara berkelanjutan setiap harinya. Catatan pendapatan bermanfaat untuk mengetahui keuntungan yang didapatkan oleh pengusaha.
3. Membuat Buku Kas Utama
Kemudian kamu harus membuat buku kas utama. Fungsinya untuk menggabungkan buku kas pengeluaran dengan pendapatan. Sehingga, kamu dapat mengetahui keuntungan serta kerugian yang dialami perusahaan.
Untuk membuat pembukuan sederhana pada usaha kecilmu, buku kas utama ini mempunyai peran penting untuk merancang strategi dan perencanaan jika perusahaam mempunyai biaya yang tidak terduga di masa yang akan datang.
4. Mempersiapkan Buku Stok Barang
Penting juga untuk para pemilik usaha untuk menyediakan buku stok barang secara terpisah. Catatlah secara berkelanjutan barang-barang yang masuk dan keluar sepanjang hari. Penjualan yang meningkat juga akan meningkatkan jumlah barang yang keluar masuk.
Buku ini berfungsi supaya kamu lebih mudah mengawasi serta memonitor barang pada perusahaanmu. Terlebih apabila dalam waktu dekat kamu berencana untuk menambah target penjualan atau bahkan membuka cabang baru.
5. Membuat Buku Inventaris
Bukan hanya buku stok barang, kamu juga harus mengawasi perihal inventaris barang. Ini meliputi anggaran hibah, belanja, serta sumbangan juga perlu dimasukkan pada buku inventaris.
Manfaat buku ini supaya aset bisnis kamu dapat terkendali dengan baik. Keuntungan lainnya juga dapat mencegah barang agar tidak mudah hilang.
6. Mempersiapkan Buku Laba Rugi
Satu lagi catatan yang sama sekali tidak boleh kamu lewatkan untuk pembukuan sederhana. Buku ini berguna mencatat segala macam pemasukan serta beban perusahaan pada periode tertentu.
Manfaat lainnya adalah supaya kamu dapat memantau apakah perusahaan tengah mendapat keuntungan atau justru kerugian.
Pada perusahaan besar, buku laba rugi ini mempunyai fungsi untuk menentukan nilai investasi serta memprediksi aliran kas pada masa mendatang. Buku laba rugi akan memberikan informasi jumlah pajak yang mesti kamu bayarkan. Serta dapat mengevaluasi strategi perusahaan.
7. Gunakan Software Akuntansi
Dengan menggunakan software akuntansi, kamu tidak perlu pusing lagi dengan banyaknya langkah di atas. Semuanya dapat dengan mudah dilakukan dengan menggunakan satu software dengan berbagai opsi dan fitur yang mendukung.
Penutup
Itulah cara membuat pembukuan sederhana untuk usaha kecil. Tapi jika kamu masih kesulitan dalam menggunakan pembukuan manual, kamu dapat mencoba untuk menggunakan software akuntansi yang mudah digunakan dan mempunyai fitur yang sesuai dengan kebutuhan bisnis seperti Accurate Online.
Accurate Online adalah software akuntansi berbasis cloud buatan Indonesia yang dapat membantu kamu untuk mempermudah proses pembukuan usahamu.
Dengan fitur terlengkap seperti pencatatan pembelian dan penjualan, penghitungan pajak, penggajian karyawan, otomatisasi lebih dari 100 jenis laporan keuangan, dan masih banyak lagi.
Tertarik menggunakan Accurate Online? Kamu dapat mencobanya secara gratis selama 30 hari melalui tombol di bawah ini :
Terima kasih sudah membaca artikel ini sampai selesai. Semoga informasi yang saya berikan dapat bermanfaat. Untuk update lainnya, pastikan kamu mengunjungi website Tri Wibowo.



